Gober Air 001 cleared W45 W31 Flight Level 370, Call again BA”

Semua pilot sudah terbiasa untuk mendapatkan clearance seperti di atas, dan tahu rutemana yang dimaksud dengan W45 atau W31. Sementara diwaktu lain mungkin clearancenya akan menyebutkan jalur yang lain berdasarkan rute yang dipilih.

Kriteria penamaan rute tertulis di ICAO Annex 11. Penamaan ini akan berupa maksimum 5 karakter gabungan dari alfabet dan numerik. Huruf alfabet di depan setiap ruteakan menunjukkan jenis rute tersebut.

 Image

Di bawah ini adalah definisi dari designator atau huruf pembeda yaitu:

  1. A, B, G, R: routes which form part of the regional networks of ATS routes and are not area navigation routes,

  2. L, M, N, P – area navigation routes (RNAV) which form part of the regional networks of ATS routes.

  3. H, J, V, W – for routes which are not area navigation routes,

  4. Q, T, Y, Z – for area navigation (RNAV) routes.

Penyebutan rute ini mengikuti penyebutan baku dalam penerbangan, jadi W45 akan dilafalkan dengan 'Whiskey 4 5'.

Tentang RNAV akan dibahas di tulisan lain.

 

Sedangkan untuk rute khusus seperti untuk helikopter dan pesawat supersonic, penamaan rutenya mengikuti aturan berikut dan biasanya ditempatkan sebelum designator yang ada di atas:

  1. K : Rute low level biasanya di pakai oleh helikopter

  2. U : Rute yang berada di Upper Airspace (rute jet?)

  3. S : Rute untuk pesawat Supersonic.

Jadi rutenya akan berbentuk UL659, atau KB34. Nah sekarang bagaimana penyebutannya? Ternyata penyebutan ketiga rute di atas berbeda dengan penyebutan alfabet biasa. K dilafalkan dengan 'Kopter', U dengan Upper, dan S dengan 'Supersonic'.

Contohnya rute KB34 akan disebut: 'Kopter Bravo 3 4'

 

Ada lagi tambahan beberapa huruf yang ditambahkan di belakang designator rute, yaitu: F, G, Y, Z.

Huruf-huruf ini tidak disebutkan dalam komunikasi radio. Contohnya adalah UW456F akan disebutkan dengan 'Upper Whiskey 4 5 6 '.

Arti dari masing-masing designator tersebut secara singkat adalah:

  1. F menunjukkan bahwa hanya Advisory Service yang tersedia.

  2. G menunjukkan bahwa hanya Flight Information Service yang tersedia.

  3. Y untuk rute RNP 1 dan di bawah FL190 menunjukkan bahwa turn diantara 30 sampai 90 derajat dengan toleransi tangensial didefinisikan dalam radius 22.5 nautical mile.

  4. Z untuk rute RNP 1 dan di bawah FL190 menunjukkan bahwa turn diantara 30 sampai 90 derajat dengan toleransi tangensial didefinisikan dalam radius 15 nautical mile.

(Diterjemahkan dari Jeppesen Text Enroute Halaman 15, 25 February 2005)

 

disclaimer

Semua tulisan di site ini hanyalah untuk belajar dan meningkatkan ketrampilan personel penerbangan dan menambah wawasan masyarakat umum. Jika ada perbedaan dengan dokumen resmi dari otoritas yang berwenang dan pabrik pesawat, maka dokumen resmilah yang berlaku. Klik di judul disclaimer di atas untuk melihat keseluruhan aturan penggunaan ilmuterbang.com
Go to top