Pengetahuan umum penerbangan : Artikel - Teori Penerbangan - Pengetahuan umum penerbangan Menjadi Pilot : Teknik Penerbangan : Artikel -Teknologi Penerbangan - Teknik Penerbangan |
| Approach yang aman |
| Ditulis oleh Fadjar Nugroho | ||||||||||||||||||||||||
| Rabu, 02 Januari 2008 10:51 | ||||||||||||||||||||||||
|
Tulisan ini adalah satu dari serangkaian tulisan mengenai stabilized approach. Artikel yang terkait adalah: Unstabilised approach dikenal sebagai penyebab berbagai kecelakaan fatal yang biasanya lalu disebut karena human error. Kecelakaan Lion Air di Solo pada 30 September tahun 2004 dan Garuda di Jogja 7 Maret 2007, yang berakibat ditahannya penerbang di penjara adalah contoh bahayanya unstabilised approach. Rangkaian tulisan ini menggunakan banyak istilah teknis penerbangan yang tidak diterangkan maksudnya, karena sasaran pembaca adalah para profesional di bidang penerbangan dan peminat dirgantara yang mengenal istilah penerbangan. Bagi pembaca awam dimohon untuk mencari sendiri arti istilah-istilah tersebut baik di situs ilmuterbang.com ataupun situs yang lain. Januari 2007. STABILIZED APPROACH Suatu hari beberapa teman mengobrol sambil tertawa. Ternyata mereka habis bertaruh siapa yang bisa landing dengan engine idle sampai touch down. Pesawat yang mereka terbangkan adalah Boeing 737-400 dengan konfigurasi all economy berkapasitas 178 penumpang. Ada yang salah gak sih? Tanpa sadar mereka mempertaruhkan keselamatan mereka sendiri dan 178 orang penumpang serta 6 orang cabin crew. Apa sih yang salah dari cara landing mereka? Cara landing yang benar adalah dengan memenuhi kriteria STABILIZED APPROACH. Masing-masing perusahaan atau institusi penerbangan seharusnya memiliki kriteria tersebut. Kriteria umum dari stabilized approach dapat dilihat di site www.flightsafety.org dalam sebuah file berformat PDF. Silahkan klik di sini untuk melihat publikasi asli http://flightsafety.org/alar/alar_bn1-1-ops_philosophy.pdf atau http://www.flightsafety.org/alar/alar_bn7-1stablizedappr.pdf Stabilized Approach Rekomendasi untuk melakukan stabilized approach adalah sebagai berikut:
Semua penerbangan harus stabilized pada ketinggian 1000 feet di atas permukaan airport (1000' AAL above airport level) dalam keadaan IMC dan pada 500 feet diatas permukaan airport (AAL) dalam keadaan VMC. Dan dianggap stabilized jika kriteria di bawah dipenuhi: Apa yang harus dilakukan jika kriteria di atas tidak terpenuhi? GO AROUND. Melakukan Go Around bukanlah aib, atau tidak kompeten. Melakukan Go Around adalah hal yang paling aman yang dapat dilakukan pilot. Kerugian perusahaan karena fuel yang dipakai masih tidak seberapa dibandingkan kerugian harta dan nyawa jika kita memaksakan mendarat dalam keadaan tidak aman. Makin besar pesawat yang anda terbangkan, makin berbahaya jika landing dalam keadaan tidak stabilized. Bahkan di perusahaan tempat saya bekerja, kami harus stabilized pada 1000 feet AAL meskipun dalam keadaan VMC.Sedangkan standard call out jika ada parameter yang tidak dipenuhi adalah:
Semua parameter diatas bisa berubah tergantung tipe pesawat yang di terbangkan.
|
||||||||||||||||||||||||
| Terakhir Diperbaharui Minggu, 23 September 2012 07:41 |