Komunikasi dengan menggunakan satelit, tidak hanya digunakan untuk datalink untuk sistem ACARS (lihat tulisan mengenai ACARS di website ini), tapi juga digunakan untuk komunikasi suara. Hubungan telepon dari kokpit maupun dari kabin penumpang dapat dilakukan dengan mudah. Tapi karena biaya yang tinggi untuk memasang sistem ini di pesawat terbang, maka tidak semua maskapai penerbangan mempunyai fasilitas ini. Setahu penulis, saat tulisan ini terbit, belum ada satu airline pun di Indonesia yang mempunyai fasilitas ini. CMIIW.

Penulis memberikan contoh sistem SATCOM di pesawat Airbus A330 yang penulis terbangkan, sehingga mungkin implementasinya agak berbeda dengan pesawat yang lain.

Untuk berkomunikasi dengan satelit, pesawat memerlukan sampai 6 kanal yang terhubung dengan satelit. 1 kanal digunakan untuk komunikasi data (datalink) sedangkan 2 sampai 5 kanal digunakan untuk komunikasi suara.

Image
Komunikasi telepon dengan SATCOM

 

Komunikasi SATCOM dari kokpit

Untuk memulai komunikasi SATCOM di kokpit, penerbang menggunakan MCDU (alat input dari Flight Management System) untuk memilih tujuan, atau dengan bahasa telepon biasa untuk memutar nomor telepon yang dituju. Kemudian untuk berbicara dan mendengarkan, alat yang digunakan adalah speaker radio komunikasi di kokpit dan mikropon yang biasa digunakan untuk berkomunikasi dengan ATC.

Untuk memulai dan mengakhiri panggilan digunakan ACP (Audio Control Panel) yang akan memilih kanal mana yang akan digunakan.

 

Image
ACP untuk memilih kanal Satcom

Jika di kokpit pesawat dipasangi SATCOM Handset, maka komunikasi bisa dilakukan seperti halnya memakai telepon biasa. Tidak diperlukan pemutaran nomor telepon dengan menggunakan MCDU yang cukup rumit. Sayang kami tidak memiliki gambar handset yang digunakan.

Sistem ini berbeda dari satu maskapai dengan maskapai yang lain, karena kebutuhan setiap maskapai penerbangan berbeda-beda. Di maskapai tempat penulis bekerja, di MCDU disediakan nomor-nomor yang bisa dihubungi dalam keadaan darurat, seperti Dispatch atau di Indonesia lebih dikenal dengan nama Flops (Flight Operations), OCC (Operations Control Center), MCC (Maintenance Control Center) dan lain lain.

Fungsinya seperti address book di telepon seluler.

Komunikasi SATCOM dari kabin penumpang

Untuk dapat menggunakan Satcom bagi penumpang, maskapai penerbangan harus memasang Cabin Telephone System. Sistem ini akan menghubungkan handset yang ada di kabin penumpang dengan satelit. Pembayaran oleh penumpang biasanya dilakukan dengan kartu kredit.

Pemakaiannya cukup mudah, karena biasanya akan dipandu oleh awak kabin sehingga pelanggan maskapai penerbangan tidak perlu menghapal cara pemakaiannya.

 

Artikel terkait

disclaimer

Semua tulisan di site ini hanyalah untuk belajar dan meningkatkan ketrampilan personel penerbangan dan menambah wawasan masyarakat umum. Jika ada perbedaan dengan dokumen resmi dari otoritas yang berwenang dan pabrik pesawat, maka dokumen resmilah yang berlaku. Klik di judul disclaimer di atas untuk melihat keseluruhan aturan penggunaan ilmuterbang.com
Go to top