Pesawat glider adalah pesawat yang tidak memiliki pembangkit tenaga atau mesin. Cara terbangnya dengan ditarik oleh pesawat lain atau mesin penarik atau bahkan mobil.

Setelah di udara, tali penarik akan dilepas dan pesawat akan melayang dengan memanfaatkan semua teori penerbangan. Video berikut juga memperlihatkan aliran udara di atas sayap sewaktu pesawat bergerak. 

{youtube}k7zDhdVIacQ{/youtube} Pita-pita merah di atas sayap dan aileron menunjukkan arah aliran udara.
00:26 Tali dipasang di hidung pesawat glider.
01:35 Tali penarik dilepas oleh penerbang glider.
02:24 Penerbang menaikkan hidung pesawat sehingga angle of attack menjadi besar. Aliran udara di atas sayap menjadi tidak teratur dan mengurangi daya angkat (lift).

02:35 Penerbang kembali menaikkan angle of attack sampai pesawat stall. Hidung pesawat akan jatuh karena kehilangan daya angkat. Pesawat dapat dikendalikan kembali setelah mendapatkan kecepatan yang cukup untuk menghasilkan lift.

04:16 Pesawat berbelok ke kiri dengan tajam dan diikuti dengan manuver berbelok ke kanan. Aliran udara tetap teratur.

Dalam keadaan terbang seperti apapun bahkan terbang miring sekalipun, aliran udara tetap mengalir dengan lurus di atas sayap. Keadaan aliran udara menjadi kacau ketika hidung pesawat dinaikkan dengan tiba-tiba dan mengakibatkan pesawat stall karena kehilangan daya angkat dari sayap karena aliran udara yang tidak beraturan di atas sayap. 

06:00 Bersiap mendarat (approach) di base leg
06:24 Final
06:50 Touch down

disclaimer

Semua tulisan di site ini hanyalah untuk belajar dan meningkatkan ketrampilan personel penerbangan dan menambah wawasan masyarakat umum. Jika ada perbedaan dengan dokumen resmi dari otoritas yang berwenang dan pabrik pesawat, maka dokumen resmilah yang berlaku. Klik di judul disclaimer di atas untuk melihat keseluruhan aturan penggunaan ilmuterbang.com
Go to top